Masjid Katangka, Masjid Tertua di Sulawesi

Selasa, 04 Februari 2014

Kesultanan Gowa di Makassar pada abad ke-17 mencapai kejayaannya, seiring dengan laju perkembangan agama Islam di tanah kelahiran pahlawan nasional Sultan Hasanuddin. Pada tahun 1603 M, kakek Sultan Hasanuddin yang bernama Sultan Alauddin Raja Gowa XIV mendirikan Masjid bernama Masjid Al-Hilal atau sering disebut Masjid Katangka. Hingga kini Masjid tersebut masih berdiri kokoh di daerah perbatasan kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Masjid ini jugalah yang menjadi penanda masuknya Islam di kerajaan Gowa.
 
Masuknya Islam sendiri di Sulawesi Selatan dibawa oleh 3 ulama yang berasal dari Minangkabau yaitu Datuk Ditiro, Datuk Patimang dan Datuk Ribandang. Setelah beberapa tahun menyebar di wilayah Kerajaan Gowa, Islam akhirnya menjadi agama resmi di kerajaan Gowa-Tallo. Di Masjid inipun lahir ulama besar yang mendunia bernama Tuanta Salamaka Syekh Yusuf Al-Makassari atau sering disebut Syekh Yusuf. Beliau meninggal dunia di daerah pembuangannya oleh kolonial Belanda, di Capetown, Afrika Selatan pada tanggal 23 Mei 1699 saat berusia 72 tahun.

Masjid Katangka
Masjid Katangka
Anda yang berasal dari luar kota Makassar dan ingin melihat keunikan rumah-rumah tradisionalsambil mengunjungi Masjid tertua di Sulawesi tidak perlu repot-repot mencari penginapan. Anda bisa menginap di hotel Horison Makassar. Salah satu hotel di Makassar ini menawarkan berbagai kamar yang dilengkapi dengan kamar mandi pribadi yang luas serta kamar ber-AC dengan internet kabel gratis, TV satelit dan minibar. Anda juga bisa menikmati santapan lokal maupun internasional di restoran Malabar, dan aneka minuman serta koktail di Putri Lounge Bar. Jika anda melakukan pemesanan sekarang, anda akan mendapatkan diskon 8%. Dari hotel ini pun anda tidak akan kesulitan jika ingin mengunjungi Masjid Katangka, karena jaraknya yang tidak terlalu jauh. 

Menurut pengurus masjid Katangka, nama Masjid ini diambil dari nama pohon Katangka yang dulunya tumbuh rimbun di sekitar Masjid. Bahkan dulu di bawah pohonnya sering dilakukan Solat berjamaah oleh para pedagang Arab. Kayu pohonnya pun dijadikan salah satu bahan untuk membangun Masjid ini. Dulunya masjid ini tidak hanya digunakan sebagai tempat beribadah, tapi juga digunakan sebagai tempat perlindungan terakhir setelah benteng dan istana kerajaan Gowa dihancurkan oleh tentara Belanda.  

Masjid ini merupakan masjid tertua di Sulawesi dank e 2 di Indonesia. Masjid Katangka juga  satu-satunya peninggalan kerajaan Gowa yang belum pernah disentuh oleh para penjajah. Saat Benteng Somba Opu direbut Belanda, masjid Katangka-lah yang menjadi tempat berindung para tentara dan keluarga kerajaan Gowa.
 

Arsitektur masjid ini dipengaruhi arsitektur Tiongkok China, yang bisa dilihat dari atap mimbar yang menyerupai atap klenteng. Di sekitar mimbar juga dipasang hiasan keramik dari China. Masjid ini memiliki dinding setebal 120 cm dan masih meninggalkan beberapa bagian yang masih asli, seperti 4 pilar penyangga dari tiang besi dan bagian langit-langit masjid yang belum pernah diganti sejak direnovasi tahun 1816.

Ada beberapa lambing islam yang meliputi masjid ini, seperti 6 buah jendelanya yang menggambarkan rukun iman ada enam. Juga pintu masjid berjumlah 5 yang menggambarkan lima rukun islam.


Di halamannya bisa ditemui banyak makam dari keluarga besar kerajaan Gowa. Makam Syekh Yusuf sendiri terpisah dari masjid ini sekitar 1 km.


Untuk bisa mencapai masjid ini anda bisa menggunakan angkutan umum seperti mikrolet yang berwarna merah tujuan Sungguminasa-Gowa atau menggunakan taksi. Jarak masjid ini dari pusat kota Makassar pun tidak terlalu jauh, hanya sekitar 4 km.

1 komentar

  1. Assalamualaikum Salam sejahtera untuk kita semua, Sengaja ingin menulis
    sedikit kesaksian untuk berbagi, barangkali ada teman-teman yang sedang
    kesulitan masalah keuangan, Awal mula saya mengamalkan Pesugihan Tanpa
    Tumbal karena usaha saya bangkrut dan saya menanggung hutang sebesar
    1M saya sters hampir bunuh diri tidak tau harus bagaimana agar bisa
    melunasi hutang saya, saya coba buka-buka internet dan saya bertemu
    dengan KYAI SOLEH PATI, awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama 3 hari
    saya berpikir, saya akhirnya bergabung dan menghubungi KYAI SOLEH PATI
    kata Pak.kyai pesugihan yang cocok untuk saya adalah pesugihan
    penarikan uang gaib 4Milyar dengan tumbal hewan, Semua petunjuk saya ikuti
    dan hanya 1 hari Astagfirullahallazim, Alhamdulilah akhirnya 4M yang saya
    minta benar benar ada di tangan saya semua hutang saya lunas dan sisanya
    buat modal usaha. sekarang rumah sudah punya dan mobil pun sudah ada.
    Maka dari itu, setiap kali ada teman saya yang mengeluhkan nasibnya, saya
    sering menyarankan untuk menghubungi KYAI SOLEH PATI Di Tlp 0852-2589-0869
    Atau Kunjungi Situs KYAI www.pesugihan-uang-gaib.blogspot.co.id/ agar di
    berikan arahan. Supaya tidak langsung datang ke jawa timur, saya sendiri dulu
    hanya berkonsultasi jarak jauh. Alhamdulillah, hasilnya sangat baik, jika ingin seperti
    saya coba hubungi KYAI SOLEH PATI pasti akan di bantu Oleh Beliau

    BalasHapus